0



Cara Manfaatkan Google Belajar Bahasa Arab dan Inggris
dalam hal ini untuk mempelajari simpel present/future DAN past tense
Buka Google translate
Setel dari inggris ke arabic.
ketik kalimat dalam bahasa inggris,
kenapa?
Karena bahasa inggris mempunyai tenses waktu misal "i write" "we write" sekarang "i wrote" "we wrote" masa lalu (past)

di dalam bahasa indonesia "saya menulis" "kami menulis" penulisannya sama saja untuk present/masa sekarang maupun masa lalu

contoh KAMI + Kata Kerja : (lihat gambar)
ketik kata dalam bahasa inggris di kotak Inggris
pilih kata klik kata bahasa arabnya untuk memilih kata lainnya
kata نحن "nahnu" boleh tidak ditulis sehingga kita bisa memilih tanpa nahnu


Kesimpulan
KAMI simple present (mudhori)
Tandanya: diawali oleh NA ATAU NU CONTOH
kami baca
kami pergi
kami tulis
kami suka/cinta

Dikirim pada 30 September 2011 di Pelatihan


Karakter Penulis Harus Bagaimana?
oleh Anas Rumahbaca pada 06 September 2011 jam 14:19

Penulis harus banyak membaca (teks dan situasi) dan memahami masalah yang ditulisnya.
Menulis, tidak bertele-tele membosankan dan tidak terlalu singkat membingungkan
Memilih kata-kata yang indah.
Menjauhi sikap terpesona pada tulisan diri sendiri
Memberi keterangan sumber, bila mengutip ayat, hadits, atau sumber buku lainnya
Disarikan dari sebuah bab buku kecil "Rahasia Sukses orang-orang besar"
buku itu ada di gambar dibawah ini warna hijau

tulisan menarik lainnya
menulis-buku-laris

Alhamdulilah dapat buku seri Alfil hadiah quiz dari @[790083888:2048:Orin Keren] dan hadiah berkah silaturahim


Suka · · Bagikan · Hapus

Arumi Olive, Cahaya Terang, -rangga Wulung dan 5 lainnya menyukai ini.

Imam Apriansyah like this...
3 jam yang lalu · Tidak Suka · 1 orang

Neneng Khoiriah trima kasih pak, ..kadang aq ingin menulis..tp takut tuk memulai..
3 jam yang lalu · Tidak Suka · 1 orang

Nyna Thorashyngu Emg dmpk dr terpesona pd tulisn sndri itu apa.k?
..kdg aku mngLmi.a :D
3 jam yang lalu · Tidak Suka · 1 orang
Anas Rumahbaca ‎@imam, @neneng, trimakasih kmbali
@nyna, dampaknya akan timbul ujub (bangga diri), lalu meremhkan karya lain, lalu sombong lalu malas berkarya lbh baik, dst
3 jam yang lalu · Suka

Nyna Thorashyngu Wiehh.. Bahaya tuh..
Hmm,, trmksh k..
^_^ dpt iLmu bru
3 jam yang lalu · Tidak Suka · 1 orang

Jie Wahyu menulis hrus percya diri..hihi numpang ya
2 jam yang lalu · Tidak Suka · 1 orang

Nyna Thorashyngu Monggo..monggo k wahyu..
2 jam yang lalu · Tidak Suka · 1 orang

Jie Wahyu nyna@ makash da diadd
2 jam yang lalu · Tidak Suka · 1 orang

Nyna Thorashyngu Masama.k^_^
sekitar sejam yang lalu · Tidak Suka · 1 orang

Cahaya Terang Keren saya suka. Mksh pak Anas.
26 menit yang lalu · Tidak Suka · 1 orang

Dhanie Ardhan Alvar Pospos like this bang...
:)
Keren...
24 menit yang lalu · Tidak Suka · 1 orang

Dhanie Ardhan Alvar Pospos Dan menurut D klo kita cepat puas dengan apa yang kita tulis,maka kita terjerumus pada pemikiran black box yang berarti kita ngakkan mampu membuat karya lebih baik lagi..
Naudzubillah..
Mudah2an kita semua termasuk ke dalam golongan orang2 yang rajin berkarya dan dengan karya2 terbaik..
:)
Amin..
18 menit yang lalu · Suka
Anas Rumahbaca ‎Dhanie Ardhan Alvar Pospos, aamiin, trimakasih atas doa dan komennya
17 menit yang lalu · Suka · 1 orang

Dhanie Ardhan Alvar Pospos Sama2 bang...
Karena yang seharusnya kita sadari..
Bahwa umur,jabatan,wadah bukanlah menjadi sebuah acuan seseorang mampu berkarya lebih baik dari pribadi2 yang lain..
:)

Dikirim pada 06 September 2011 di Pelatihan


Orang Timteng Saja Disuruh Belajar, Apalagi Kita
by Anas MisterAnas on Tuesday, August 2, 2011 at 7:55pm
Mempermudah Orang Awam (biasa) mempelajari Al-Quran

“Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al Qur�an untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran?”
(Al Qamar (54): 17)

***
Sheikh Islam Ibn Taimiyah didalam buku Iqtidaa’ al-Siraat al-Mustaqim (2/207) telah memetik beberapa riwayat sahabat mengenai penggunaan b.arab ini, diantaranya :

a. Menurut riwayat Abu Bakr ibn Abi Syaibah pernah berkata : Isa ibn Yunus memberitahu kami, dari Umar ibn Yazid bahawa Umar telah menulis kepada Abu Musa Al-Ashaari dan berkata :

فتفقهوا في السنة وتفقهوا في العربية وأعربوا القرآن فإنه عربي

"Pelajarilah Sunnah dan belajar b.arab; pelajarilah Al-Quran didalam b.arab, maka sesungguhnya ia didalam b.Arab"

b. Riwayat dari Umar r.a., dia berkata :

تعلموا العربية فإنها من دينكم وتعلموا الفرائض فإنها من دينكم

"Pelajari b.arab kerana ia sebahagian dari agama kamu, dan pelajarilah faraid, kerana ini adalah sebahagian dari agama kamu"

Menurut Ibn Taimiyah :

وهذا الذي أمر به عمر رضي الله عنه من فقه العربية وفقه الشريعة يجمع ما يحتاج إليه لأن الدين فيه فقه أقوال وأعمال ففقه العربية هو الطريق إلى فقه أقواله وفقه السنة هو الطريق إلى فقه أعماله ..

"Arahan Umar untuk mempelajari b.arab dan Syariah, mencantumkan perkara yang diperlukan, kerana agama memerlukan memahami perkataan dan amalan. Memahami b.arab ialah cara memahami perkataan-perkataan Islam, dan memahami Sunnah ialah cara memahami amalan didalam islam"

Begitulah serba sedikit beberapa kata-kata para sahabat yang menunjukkan betapa kait-rapatnya b.arab dengan sunnah dan juga al-Quran. Wallahualam.

-wassalam- sumber http://qazikirdandoa.blogspot.com/2009/03/pahala-membaca-hadis-dalam-bahasa-arab.html

cara menambah kekuatan akal, daya pikir dan kehormatan menurut sahabat umar bin Khottob, RA
Like · · Share · Delete

Vue Finny and Cahaya Terang like this.

Dikirim pada 03 Agustus 2011 di Pelatihan


Bahaya BerDoa Tetapi Tidak Mengerti
by Anas MisterAnas on Tuesday, July 19, 2011 at 8:50pm
Your note has been created.
Bahaya doa tetapi tidak mengerti, membaca AlQuran tidak paham, oknum-oknum penceramah masih banyak yang malas belajar bahasa arab, tidak lah heran kita menyaksikan penceramah hanya tontonan belum tuntunan

Ugik
Pertanyaan:
Ustadz, dalam kaidah ibadah ada hukum sesuatu yang menjadikan sempurna hal wajib, maka wajib pula alat itu, maka bagaimana dengan belajar memahami bahasa arab? Karena sholat khusyu‘ itu adalah utama dan untuk khusyu‘ salah satu saratnya adalah paham bacaan, dan untuk paham bacaan adalah dengan paham bahasa arab? Jazakallah Ugik-Jakarta.
Jawaban:
Assalamu ‘alaikum Wr. Wb. Bahasa Arab memiliki kedudukan yang sangat tinggi dalam Islam. Bahkan di masa lalu, tidak ada sebuah negeri yang dimasuki agama Islam kecuali bahasa arab menjadi bahasa rakyat negeri itu seiring dengan dipeluknya Islam oleh mereka. Hal itu terjadi sepanjang sejarah kecuali setelah umat Islam dihancurkan oleh para penjajah dan negerinya dipotong-potong ibarat kue tart. Sehingga lahirlah negeri-negeri kecil yang penguasa dan hukum yang berlaku bukan Islam. Meski rakyatnya masih beragama Islam. Namun arabnya sudah hilang. Bila negeri itu dulunya sudah berbahasa arab, maka penjajah berhasil mengganti bahasa arab dengan bahasa ammiyah. Mirip arab tapi keluar dari qaidah. Bahkan ammiyah ini juga saling berbeda antara satu negeri dengan lainnya. Bila rakyat di negeri itu dulunya belum ‘sempat’ berbahasa arab, maka untuk mereka dibuatkan bahasa nasionalisme atau bahasa daerah mereka dilestarikan.
Dengan demikian, umat Islam ini menjadi sangat jauh dari agamanya karena ada kesenjangan bahasa. Mereka membaca AL-Quran tapi tidak paham. Mereka membaca Hadits tapi tidak paham. Mereka sholat dengan bahasa arab tapi tidak paham. Mereka berdoa dan berzikir serta bermunajat kepada Allah dengan bahasa arab tapi tidak paham. Akhirnya, semua itu hanya menjadi ritual kosong tanpa makna. Betul bahwa membaca Al-Quran meski tidak paham berpahala, tapi nilainya akan jauh berbeda bila ketika membaca sekaligus paham, sehingga akan dapat meresapi dengan baik. Tapi kalau harus mengatakan bahwa menguasai bahasa arab adalah fardhu‘ ain bagi tiap individu muslim, tentu saja kita tidak boleh gegabah. Karena selain tidak ada nash yang sharih yang mewajibkannya, kondisi bangsa Islam ini sangat sulit untuk bisa melakukannya secara massal.
Jadi kita bisa katakan bahwa para ulama, ustaz, kiyai dan tokoh agama wajib hukumnya menguasai bahasa arab. Karena mereka aktif mengajar, ceramah, memberi fatwa dan menjadi rujukan umat. Apa jadinya bila mereka ternyata buta bahasa arab. Al-Quran terjemah, Hadits terjemahan serta buku Islam terjemahan jelas sangat tidak layak untuk dijadikan sumber rujukan bagi orang sekaliber ustadz. Karena biar bagaimanapun, seorang ustadz punya beban moral untuk menyandakan ceramah dan fatwanya itu kepada sumber-sumber asli dan pendapat para fuqoha yang mu‘tabar. Sehingga bisa kita katakan bahwa para ustadz dan kiayi wajib menguasai bahasa arab. Sedangkan orang awam memang tidak wajib karena mereka itu memang levelnya bertaklid kepada orang yang lebih alim (ulama).
Wallahu A‘lam Bish-Showab, Wassalamu ‘Alaikum Wr. Wb. sumber
http://www.syariahonline.com/v2/muamalat/hukum-belajar-bahasa-arabKomentar Kesimpulan:
para penceramah wajib belajar bahasa arab
orang awam dianjurkan oleh sahabat Umar Bin Khatab,

semoga
agar kita bisa berdoa dalam bahasa arab bisa menghayati
agar kita bisa membaca AlQuran bisa memahami, mengimani sehingga bergetar hati, dan mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari


Harga : Rp.20 ribu Tebal: 42 Halaman Jilid Staples Pembelian Bisa datang langsung di acara Pelatihan gratis di masjid AL Furqan Depok Tengah Rute : Dari Terminal Depok Ankot biru 02, turun di jalan dadap raya.(masuk gapura samping indomaret) patokan setelah tiptop ada pertigaan. belok kiri, + - 500meter kemudian akan ketemu indomaret pertama (jl dadap raya, masuk gapura lurus terus +-70m sampai jl buntu) contak hp: 021 993 67 327 insya Allah mudah Daftar Isi Pendahuluan. 5 Bahasa Arab Di Dalam Data. 5 Data Wikipedia. 5 Bahasa Arab Relatif Mudah. 6 Cara (Metode). 6 Kata Ganti 8 Pentingnya Memahami Dasar Bahasa Arab. 13 Bahasa Arab Fusha (Fasih/Standar) 14 Allah Meninggikan Derajat Pelajar 14 Cara Belajar 16 Ciri-Ciri Isim.. 17 Keajaiban Bahasa Arab dan Jari Tangan. 22 Pelajaran Ke-1. 23 ِِApakah Ini?. 23 Pertanyaan Ya atau Tidak. 23 هذه Hadzihi (Ini untuk Perempuan) 25 Pelajaran-2. 26 Pelajaran Ke-3 هنا هناك. 30 Percakapan Ke-1 (Hiwar/Conversation) 31 Pelajaran Ke-4 امما وراء 32 Pelajaran Ke-5انا لى. 33 Kata Tanya. 35 Pelajaran Ke -6. 36 Pelajaran Ke-7-Angka Addarsu Sabiu. 37 Pelajaran Ke-8 1-2-Banyak. 38 قرعه Reading. 39 Percakapan Ke-2 (Hiwar) 40 untuk mengunduh ebook gratisnya silakan kunjungi link dibawah ini

Awal « 1 2 3 » Akhir
Profile

Pada Tahun 2007, Lativi (TVOne) Meliput peresmian RumahCahaya (RC) Oleh Penulis Bunda HTR n Ananda Faiz, RC dapat menambah koleksi buku dari para Pembaca yang membeli Karya Kami dan siswa les pelatihan: secara tidak langsung menyumbang RC agar tetap terus berusaha mencerdaskan bangsa, aamiin... (Anas Mr AnasAyahara) More About me

@AnasRumahbaca
Statistik
    Blog ini telah dikunjungi sebanyak : 3.632.026 kali


connect with ABATASA